Mengenal Apa itu HDD : Pengertian, Komponen, dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa itu HDD

Mendengar kata HDD sepertinya bukan suatu hal yang asing lagi di telinga. Sebuah perangkat keras yang dapat ditemukan di setiap komputer dan laptop.

Perangkat ini memiliki ukuran yang beragam, tergantung dimana HDD ini akan di tempatkan, karena ukuran HDD pada PC dan Laptop tentu saja berbeda.

HDD merupakan singkatan dari Hard Disk Drive, atau dikenal juga dengan nama Hard Drive. Pada tulisan kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai Hard Disk ini.

Pengertian HDD

Apa itu HDD atau Hard Disk?

HDD merupakan singkatan dari Hard Disk Drive yang merupakan suatu perangkat keras pada komputer yang digunakan untuk menyimpan data. Semua jenis data yang ada di dalam komputer baik itu berupa OS, Gambar, Dokumen, dan Aplikasi akan tersimpan di dalam perangkat ini.

Hardisk inilah yang berperan penting dalam pengelolaan file di dalam komputer dengan melakukan pembacaan dan penulisan data. Perangkat Hard Disk ini bersifat non-volatile memory yang artinya, setiap data yang kita simpan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.

Beda halnya dengan RAM yang berfungsi menyimpan data sementara dan akan hilang ketika komputer dimatikan.

Jenis - Jenis Hard Disk

Harddisk memiliki beragam jenis, dan setiap komputer ataupun laptop menggunakan jenis hardisk yang berbeda. Berdasarkan interface, Hard Disk terbagi menjadi 3 jenis yaitu.

1. Hard Disk Berjenis PATA

PATA merupakan singkatan dari Parallel Advanced Technology Attachment, dan dikenal juga dengan nama IDE. Harddisk jenis ini dihubungkan dengan menggunakan kabel pita tebal dengan 40 hingga 80 kawat kabel yang tersambung ke 40 pin konektor dengan tegangan 5v per pinnya untuk mentransfer data.

Hardisk jenis PATA merupakan jenis hardisk yang sudah cukup lawas, dan sudah mulai di tinggalkan karena hadirnya jenis hardisk lain yang memiliki performa lebih optimal.

2. Hard Disk Berjenis SATA

SATA merupakan singkatan dari Serial Advanced Technology Attachment yang memiliki interface yang berbeda dengan PATA. Harddisk SATA memiliki 4 pin untuk keperluan transmisi data, dan 7 pin untuk power supplynya. Fungsi power supply yang berguna untuk menghantarkan arus listrik secara lebih stabil ini akan berhubungan dengan harddsik.

HDD jenis ini memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan pendahulunya PATA yakni 150 Mbps, bahkan sampai saat ini Hardisk dengan Serial ATA ini masih banyak digunakan.

3. Hard Disk Berjenis SCSI

SCSI yang merupakan singkatan dari Small Computer System Interface yang memiliki kemampuan menjalankan beberap disk drive secara bersamaan. Hardisk ini juga merupakan yang paling cepat dalam hal membaca data.

HDD jenis ini biasanya hanya dapat ditemukan pada komputer server karena kecepatan bacanya yang sangat cepat, juga memiliki ukuran yang besar hingga 5TB.

Komponen Pada Harddisk

Hardisk memiliki komponen penting di dalamnya yang semuanya memiliki fungsi masing-masing. Adapun komponen tersebut adalah.

1. Spindle

Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter. Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor. Spindle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk.

Semakin cepat putaran spindle makan kualitas dari hardisk semakin bagus pula. Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM. Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM,7200 RPM atau 10000 RPM.

2. Platter

Platter memiliki bentuk menyerupai plat atau piringan dan merupakan komponen utama hardisk yang berfungsi menyimpan data. Bentuknya bulat dengan pola magnetis pada setiap sisi permukaannya.

Didalam sebuah platter terdiri dari beberapa track dan beberapa sector dimana track dan sector inilah yang merupakan tempat penyimpanan data dan file sistem.

Jumlah platter dari masing-masing harddisk berbeda beda tergantung pada teknologi dan kapasitas yang dimiliki. Misalnya lada sebuah hardisk berkapasitas 40 GB, biasanya memiliki dua buah pallet yang masing-masing berkapasitas 20 GB.

3. Head

Head adalah komponen pada harddisk yang bertugas menulis dan membaca pada setiap data yang terdapat dalam harddisk. Head terletak pada platter bagian atas dan bagian bawah. Cepat lambatnya head dalam membaca dan menulis tergantung pada kondisi sector yang terdapat pada platter.

4. Logic Board

Logic Board merupakan sirkuit utama yang terdapat pada harddisk. fungsinga menyimpan data BIOS. BIOS tersebut akan dikenali ketika harddisk telah terhubung dengan mainboard.

Cara Kerja Harddisk

Cara kerja hardisk terdiri dari 4 tahapan, berikut 4 tahapan tersebut.

Tahap pertama, dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan letak informasi yang dibutuhkan dalam ruang harddisk.

Pada proses ini, aplikasi yang kita jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca.

Tahap kedua, Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia. Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris yaitu sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector.

Metika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi atau data pada sector tersebut siap dibaca.

Tahap ketiga, Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer). Bila sudah pasti maka pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat, itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer.

Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi.

Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan.

Nah, papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data atau informasi yang terkandung di dalamnya.

Tahap terakhir, Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan.

Kesimpulan

HDD atau Harddisk merupakan media penyimpanan data yang dapat di temukan di setiap komputer dan laptop. Memiliki kapasitas penyimpanan yang beragam dan jenis yang berbeda-beda.

Untuk mengetahui jenis hardisk yang cocok untuk komputer masing-masing bisa di lihat dari jenis interface yang digunakan.